Tutorial #10 : Static Routing dan Dynamic Routing pada Cisco Packet Tracer

Berawal dari sebuah tugas mata kuliah Analisis dan Desain Jaringan (ADJ) maka saya berniat sedikit berbagi tentang routing pada Cisco Packet Tracer.

Oke, mari kita sedikit berbasa-basi terlebih dahulu. hehe

Pertama, apa sich itu Routing?

Routing adalah kegiatan menentukan jalur pengiriman data dalam suatu jaringan, menentukan jumlah host dalam jaringan, dan lain-lain sehingga suatu kiriman paket data dapat sampai alamat tujuan berdasarkan IP address yang dituju.

Kedua, apa itu Static Routing dan Dynamic Routing?

Static Routing

Static routing adalah metode routing yang tabel jaringannya dibuat secara manual oleh admin jaringannya. Static routing mengharuskan admin untuk merubah route atau memasukkan command secara manual di router tiap kali terjadi perubahan jalur.

Keuntungan:

  • Lebih aman daripada dynamic routing terhadap metode spoofing 

Kelemahan:

  • rentan terhadap kesalahan penulisan
  • lebih merepotkan dibandingkan dynamic routing

Dynamic Routing

Dynamic routing adalah teknik routing dengan menggunakan beberapa aplikasi networking yang bertujuan menangani routing secara otomatis. Tabel routing (ARP table) akan dimaintain oleh sebuah protokol routing, biasanya daemon. Selain itu dynamic routing juga memungkinkan network admin untuk men-setup jaringan tanpa harus meng-update konten dari routing table secara manual bila terjadi perubahan.

Keuntungan:

  • Lebih mudah untuk mengatur network yang besar.
  • Akan memilih jalur lain yang ada bila suatu jalur rusak.

Kekurangan:

  • Update ARP table dibagikan ke semua komputer, berarti mengkonsumsi bandwith
  • butuh RAM untuk menentukan jalur terbaik bila terjadi down
  • jalur ditentukan oleh sistem bukan admin

Ketiga, apa itu Cisco Packet Tracer?

Yaitu sebual tool atau program yang memungkin kita belajar tentang desain jaringan komputer dengan standar Cisco sehingga saat terjun di lapangan kita tidak kaget. Hal ini merupakan simulasi apa yang akan dilakukan saat kita membangun sebuah jaringan komputer.

Cukup ya basa-basinya, sekarang agak serius dikit. Untuk membuat static dan dynamic routing yang perlu diperhatikan adalah settingan di routernya. Berikut tutorialnya dalam bentuk PDF, silahkan download disini.

Setelah download file tutorialnya, saya juga mengupload file latihan saya di Cisco Packet Tracer. Monggo di download juga :

static-dynamic-routing

Sekian dari saya. Semoga bermanfaat. C u next time.
Regard,

Advertisements
About

hari ini kita tidak bisa merubah hari kemarin || tapi, hari ini kita bisa merubah hari esok

Tagged with: , , , , , ,
Posted in Jaringan Komputer, Linux
5 comments on “Tutorial #10 : Static Routing dan Dynamic Routing pada Cisco Packet Tracer
  1. astonix says:

    Halo, salam kenal.
    Tutorialnya sangat bermanfaat, izin unduh berkas nya ya 🙂

  2. vfsnetwork says:

    matur thankyou gan 😀

    tutorial nya membantu ..
    ijin comot juga gan

  3. […] Static routing adalah metode routing yang tabel jaringannya dibuat secara manual oleh admin jaringannya. Static routing mengharuskan admin untuk merubah route atau memasukkan command secara manual di router tiap kali terjadi perubahan jalur. (sumber) […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Sejuta Tutorial on Android
Ingin Berlangganan Artikel Saya
Blog Stats
  • 98,541 hits
%d bloggers like this: