Aku Ingin Jogja Berhati Nyaman

berhati nyamanAku Ingin Jogja – Satu kata yang selalu tertanam dalam hati saya ketika mendengar kata Jogja atau Yogyakarta adalah BANGGA. Kenapa begitu? Saya lahir dan besar di Jogja, tepatnya di Kabupaten Gunung Kidul (GK). Banyak kenangan dan kebahagian yang telah dirasakan di kota ini. Kurang lebih 22 tahun saya berada di kota ini sejak saya lahir hingga sampai saat ini saya sudah duduk di bangku kuliah, sangat nyaman tinggal di kota ini. Banyak sekali pendatang yang memasuki Jogja untuk belajar, dari sabang sampai merauke bahkan dari manca negara. Hingga Kota Pelajar pun disematkan kepada kota Jogja. Bisa dibilang Jogja adalah miniatur Indonesia. Mengapa? Banyak orang dari pelosok negeri ada di kota ini, dari sabang sampai merauke mungkin ada semua. Nyaman, itulah mungkin x-factor kenapa mereka memilih Jogja. Jogja mungkin kota yg gak sempurna-sempurna amat ( amat aja ga sempurna hehe) tapi menurut saya Jogja itu ngangeni (bikin kangen). Kangen suasananya, kangen kulinernya, kangen sama orang-orangnya yang manis ( yes, termasuk gue😀 ) atau mungkin kangen sama tempat wisatanya yang murah dan keren-keren.

Sesuai dengan slogan yang dipakai oleh Kota Jogja yaitu Berhati Nyaman yang artinya Bersih, Sehat, Asri dan Nyaman. Begitu juga harapan saya untuk kota ini, menjadi kota teladan, kota pelopor serta kota yang bersih, sehat, asri dan nyaman.

Bersih

adipuraAku ingin Jogja – menjadi kota yang bersih. Bersih lingkungannya bersih pula hati masyarakatnya. Di Jogja banyak juga kali (sungai) yang masih kotor karena sampah yang dibuang sembarangan oleh pihak-pihak tak bertanggungjawab. Air menjadi keruh, menimbulkan bau2 yang tak sedap dan banyak efek negatifnya. Di jalan-jalan besar pun banyak oknum pengendara yang masih suka buang sembarangan. Hal ini tentu membuat keindahan kota menjadi terganggu, Salut yang sebesar-besarnya saya tujukan kepada petugas kebersihan yang sering saya lihat bekerja untuk membersihkan jalan. They are the real heroes. Selain lingkungan yang bersih, hati masyarakat Jogja juga harus bersih. Ada niatan untuk menjaga kebersihan lingkungan mulai dari lingkungan sekitar tempat tinggal. Kemudian berlanjut kepada lingkungan yg lebih besar meliputi tempat-tempat umum seperti pasar, sekolah, terminal, stasiun, kampus dan lain-lain. Hal ini tentu akan berimbas kepada tercipta kebersihan secara global di area Jogjakarta dan memberikan kenyamanan tersendiri bagi siapa saja yang berkunjung ke Jogja. Salah satu bukti adalah diberikannya penghargaan Adipura kepada Jogja sebagai apresiasi atas kegiatan menciptakan kota yang bersih oleh pemerintah. Hal ini harus dipertahankan ke depannya agar menjadi contoh bagi kota-kota lain untuk giat menjaga kebersihan kota.

Sehat

Aku ingin Jogja –  menjadi kota yang sehat. Bebas dari segala macam penyakit, baik penyakit secara medis maupun penyakit masyarakat seperti judi, miras, narkoba, premanisme, dan lain-lain. Begitu juga dengan layanan kesehatan untuk selalu ditingkatkan dan memberikan kemudahan bagi rakyat kecil untuk mendapatkan penanganan medis yang baik, tidak ribet, dan berbelit-belit di kala sakit. Memang Jogja belum punya KJS (Kartu Jogja Sehat #ups) seperti di ibu kota, namun konsep KJS-nya ala Pak Jokowi cukup berhasil. Semoga di Jogja walau pun tidak memakai KJS tetap memberikan yang terbaik guna menciptakan Jogja Sehat.

Asri

Aku ingin Jogja – menjadi kota yang asri. Menjadi kota yang indah, sejuk dan menjadi salah satu destinasi wisata dunia layaknya Bali. Di kota besar yang cenderung berhawa panas, saya harap tidak terjadi di Jogja. Penerapan taman kota dimana banyak menanam pohon di pusat kota mungkin menjadi salah satu solusi. Perusahaan dan pihak yang hendak berinvestasi di Jogja, WAJIB menyediakan lahan hijau di sekitar tempat investasinya. Kemudian pemeliharaan hutan kota juga penting. Setau saya masih ada Hutan Wanagama di Gunungkidul, Kaliurang di Lereng Merapi dan tempat-tempat lain yang harus tetap dijaga ke-asri-annya. Harapannya, Jogja menjadi asri, indah dan sejuk. Dengan suasana ini, tentu akan menarik minat wisatawan juga. Maka perlu juga dikembangkan untuk sektor wisata yang akan menjadi salah satu ladang pemasukan untuk Jogja. Pantai sudah pasti menjadi andalan mulai dari pantai Glagah di Kulon Progo, pantai Parangtritis dan Depok di Bantul, Pantai Baron, Indrayanti, hingga pantai Sadeng di Gunungkidul. Di tambah Gunung Merapi dan Kaliurangnya, Wisata Goa (Goa Pindul, Goa Kalisuci, Goa Selarong, dll), Taman Pintar, Gembira Loka Zoo, Monumen Jogja Kembali, hingga Malioboro yang selalu menjadi tujuan untuk berbelanja oleh-oleh. Saya pikir ke depan, Jogja bisa seperti Bali.pok tunggal

salah satu view di Pantai Pok Tunggal, Gunung Kidul

Nyaman
jogja-berhati-nyamanAku ingin Jogja – menjadi kota yang nyaman bagi setiap orang yang tinggal di dalamnya. Nyaman, jadi kata kunci saat kita ada di suatu tempat. Gaji tinggi, belum jaminan seseorang menjadi nyaman. Tapi Jogja saya harapkan menjadi kota ternyaman. Bagi rekan-rekan pelajar, semoga Jogja menjadi tempat yang nyaman untuk menuntut ilmu. Bagi rekan-rekan yang bekerja, semoga Jogja memberikan rasa nyaman tersendiri bagi bisnisnya. Bagi siapa pun yang datang dan pergi, semoga Jogja menjadi kenangan tersendiri di lubuk hati.
Yang bikin nyaman mungkin dari ramah tamahnya penduduk Jogja yang senantiasa akrab  bagi siapa saja yang datang dan beritikad baik. Ini sangat njawani, yang selalu menghormati tamu siapa pun tanpa membeda-bedakan. Atau dari suasana kota Jogja yang tidak ditemui di kota lain. Angkringan, kopi Joss (kopi campur arang panas), begitu banyaknya makanan-makanan tradisional (jadah, tempe, tiwul, gudeg, bakpia, dll), Malioboro di kala malam, suasan alun-alun, dan lainnya. Masih terjangkaunya biaya hidup di Jogja mulai dari biaya kos, biaya makan, biaya sekolah dan lain-lain ( kok tau banget, pengalaman sendiri kayaknya😀 ). Masih banyaknya budaya lokal yang dipertahankan dan tidak tergerus di makan zaman, tari jathilan, sekaten, kethoprak, campur sari, pasar malam, acara bersih desa, kirab budaya, dan sebagainya. Ya, inilah Jogja menurut versi saya. Jogja yang semoga senantiasa bersih, sehat, asri dan nyaman ( Berhati Nyaman).

Banyak harapan untuk Jogja : tidak menjadi kota yang macet, panas, banjir di kala hujan datang, banyak preman dan kekerasan, dan lain-lain. Pemerintahan Keraton yang selalu mengayomi masyarakatnya. Masyarakatnya sejahtera. Harapan-harapan itu selalu ada dan berharap Jogja selalu menjadi baik dari masa ke masa. Sekarang tinggal bagaimana kita. Ya, kita selaku orang Jogja asli maupun para pendatang yang cinta dengan Jogja untuk menjaga Jogja agar selalu ISTIMEWA di hati semuanya. Jogja Istimewa, Jogja untuk Indonesia, Jogja Berhati Nyaman.
Regard,

About

hari ini kita tidak bisa merubah hari kemarin || tapi, hari ini kita bisa merubah hari esok

Tagged with: , ,
Posted in Campuran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Sejuta Tutorial on Android
Ingin Berlangganan Artikel Saya
Quotes

sampaikanlah walau satu ayat | sampaikanlah ilmumu walau kau rasa tiada bermanfaat

yang kamu tau jangan kau simpan | sampaikan

takut salah? | salah sudah biasa | yg gak biasa | gak tau kalo yg kita tau itu salah

sampaikan utk dikoreksi | koreksi utk memperbaiki diri

gak perlu jadi ahli utk berbagi | gak perlu nunggu jadi guru baru mau berbagi ilmu

Belajarlah | menulislah | berkaryalah | berprestasilah | bergeraklah

Clock
Kalender
June 2013
M T W T F S S
« May   Jul »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
Blog Stats
  • 89,740 hits

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 259 other followers

%d bloggers like this: